Rabu, 31 Oktober 2012

upss..salah !!

sudah sejauh ini gue baru nyadar sudah salah ngambil jurusan.

Jurusan apa ??

ya kuliah lah, masa jurusan luar angkasa

tau darimana loe salah jurusan ??

yang ngejalaninnya kan gue. loe bayangin aja, ada ngga anak Ti yang lebih suka ilmu psikologi dibanding men-coding.


upsss... cuplikan diatas cuma salah satu contoh uneg-uneg mahisiswa galau. kenapa galau ? ya karena salah jurusan.

salah jurusan atau merasa salah ngambil mata kuliah mungkin sering terjadi di kalangan dunia perkuliahan dan jangan anggap sepele masalah ini. tanya kenapa ???

segala sesuatu yang di mulai dari kesalahan tapi di biarkan berlarut-larut, kedepannya pasti akan menimbulkan kesalahan-kesalahan lainnya yang lebih fatal !! tugas terbengkalai, nilai semrawut, materi gga dapat, praktek gagal dan kebingungan dimana-mana, dan jadilah sakit jiwa.

banyak hal penyebab seseorang merasa salah ngambil jurusan, diantaranya :

1. izin orang tua, mungkin dulunya si A ingin memilih kedokteran tetapi karena orangtuanya tidak merestui maka mau tidak mau dia harus memilih jurusan atau parodi lain, yang mungkin saja tidak sesuai keinginannya. karena tidak sesuai keingina dan si A kurang beradaptasi maka dia menjalaninya dengan setengah hati, dan lama-lama merasa terbebani karena mata kuliahnya banyak yang gagal. tanpa mau berusaha lebih keras lagi karena kurangnya rasa percaya diri, optimisme serta mental yang kuat. juga karena ada adanya anggapan "salah jurusan" yang pada akhirnya mesugesti dirinya sendiri.

2. minim informasi, ada yang bilang "tak kenal maka tak sayang". hal ini juga berlaku pada masalah ini, sebelum memilih tentunya kita harus tau seluk-beluknya dulu agar tidak terjadi kesalahan atau mengurangi kesalah-kesaslahan yang mungkin terjadi di depannya.

3. dana

4. malas, tadinya jurusan yang di ambil sudah sesuai keinginan tetapi di tengah perjalanan rasa malas pun mulai melanda yang pada akhirnya galau.

tentunya masih banyak penyebab-penyebab terjadinya fenomena salah jurusan. dan sayangnya seseorang baru menyadari kesalahannya tersebut setelah perkuliahan berjalan lama atau di semester ke-3 atau ke-5. sebagian ada yang memilih pindah jurusan, berhenti kuliah atau ada juga yang mencoba bertahan untuk menyelesaikan. mungkin ada yang berhasil namun ada juga yang tidak. semua tergantung bagaimana cara kita mengatasinya, kalau memang merasa salah jurusan dan tidak ada pilihan lain (tidak bisa pindah jurusan karena sudah hampir memasuki semester akhir) maka cobalah untuk bertahan, teruskan apa yang sudah di jalani selama ini dan cobalah untuk menjalaninya dengan sepenuh hati agar tidak merasa terbebani. jangan larut dan terbuai dalam suasana, sudah saatnya move on dan pikirkan masa depan. mengejar ketinggalan dengan meminta tugas ke dosen yang bersangkutan atau sering sharing dengan teman-teman, dan tidak ada salahnya kalau memilih kelas tambahan di luar kampus.
tapi untuk merealisasikannya tetntu tidak semudah saat berbicara... jadi semngat yaa !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar