ya, dia... sosok sederhana dengan segala kelebihannya. dia bukan bukan presiden bukan juga perdana mentri. dia bukan hercules tapi dia lebih dari wonder women. dia bukan segumpal kapas tapi selembut sutra. mungkin dia bukan bangsawan tapi ketahuilah dia lebih di junjung dari seorang raja. dia seorang Wanita !! aku,kamu (dibaca : kita) memanggilnya dengan sebutan MAMA atau Ibu.
dia rela berkorban bahkan nyawa taruhannya demi buah hatinya. dia yang mengandung dan melahirkan kita. mendidik dan merawat dengan kasih sayang. bahkan ada lagunya :
kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa
hanya memberi tak harap kembali
bagai sang surya menyinari dunia
ya begitulah kira-kira, keikhlasan seorang ibu dalam merawat dan membesarkan buah hatinya. memberi ASI dengan gratis, menyuapi kita gratis, menahan rasa sakit luar biasa ketika mengandung dan melahirkan, tetap sabar serewel apapun anaknya.
betapa mulianya seorang ibu Rasulullah bahkan telah menegaskan bahwa kedudukan seorang Ibu lebih tinggi dibandingkan kedudukan seorang ayah. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra disebutkan :
Seorang lelaki datang kepada Nabi SAW dan berkata, "Wahai Rasulullah,
siapakah orang yang paling berhak aku patuhi?", Kata Nabi, "Ibumu",
lelaki itu bertanya lagi, "kemudian siapa lagi?", Nabi menjawab,
"Ibumu", Lelaki itu bertanya lagi, "Lalu siapa lagi?", Nabi tetap
menjawab, "Ibumu", Lelaki itu bertanya kembali, "Kemudian siapa lagi?",
Nabi menjawab, "Ayahmu"....
Imam Al Qurthubi dalam tafsirnya menjelaskan bahwa hadist tersebut
memberikan penjelasan kepada kita bahwa kecintaan dan kasih sayang
seseorang terhadap Ibunya harus tiga kali lipat besarnya dibandingkan
kecintaan dan kasih sayang seseorang kepada Ayahnya. Realitas menguatkan
pengertian ini :
Pertama : Seorang Ibu dihadapkan pada kesulitan dalam menjalani masa kehamilan.
Kedua : Kaum Ibu mengalami kesulitan besar ketika menjalani proses melahirkan.
Ketiga : Kaum Ibu menjalani kesulitan saat menyusui dan merawat anak.
ada yang bilang surga itu di telapak kaki ibu, ucapannya adalah do'a, dan sampai kapanpun jasanya tidak terbalas sepenuhnya. namun, sebagai anak banyak hal yang bisa di lakukan salah satunya menjaga perasaan beliau agar tidak sakit hati, karena murka seorang ibu, murka Illahi.
ah, entah sudah berapa banyak kaki ini ku hentakan
sudah berapa sering lidah ini berbohong
dan entahlah... aku tak tahu harus membalasnya dengan apa, tapi jauh di dalam lubuk hatiku aku sayang kamu, Ma.
berbakti sebisa ku dan berusaha jadi yang terbaik untukmu... ^^
InsyaAllah... i can do
ah, entah sudah berapa banyak kaki ini ku hentakan
sudah berapa sering lidah ini berbohong
dan entahlah... aku tak tahu harus membalasnya dengan apa, tapi jauh di dalam lubuk hatiku aku sayang kamu, Ma.
berbakti sebisa ku dan berusaha jadi yang terbaik untukmu... ^^
InsyaAllah... i can do